Fakultas Kedokteran UI dengan kapasitasnya sebagai Association of Academic Health Centers International (AAHCI) SEA Regional Office kembali menyelenggarakan webinar dengan tema “Understanding COVID-19 Vaccine” pada Kamis, 14 April 2022. Webinar ini diselenggarakan sebagai wadah untuk membagikan informasi terbaru terkait vaksinasi COVID-19 dengan mengundang 4 panelis yang ahli dalam bidangnya.

Webinar dibuka oleh Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB selaku Dekan Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia sekaligus AAHCI SEA Regional Ambassador. Acara dilanjutkan oleh Dr. Louisa Sun, Kepala Divisi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan Unit Epidemiologi, Alexandra Hospital, NUHS sebagai moderator webinar ini.

Panelis pertama adalah Dr. Inke Nadia, Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, yang membawakan hasil penelitian terkait kesiapan Provinsi Sumatera Utara untuk bertransisi dari status pandemi ke endemi. Panelis kedua adalah Prof. Wang Ji, professor imunologi dan penelitian vaksin, The First Affiliated Hospital, Sun Yat-sen University yang memaparkan dampak pemberian vaksinasi dosis ketiga terhadap respons imunitas dengan menggunakan vaksin inaktif atau CoronaVac. Selanjutnya, Dr. Rima Moghnieh dari Beirut Arab University membawakan topik perbandingan imunitas dan keamanan pemberian vaksinasi heterolog dengan vaksinasi homolog. Panelis keempat adalah Assoc. Prof. dr. Hari Handarto, Dekan Fakultas Kedokteran UIN Jakarta yang membagikan pengalaman dan kontribusi UIN Jakarta dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Acara diakhiri dengan sesi diskusi dimana para peserta mengajukan pertanyaan kepada keempat panelis. Para panelis membagikan perspektif mereka terkait teknologi terbaru pengembangan vaksin, kemungkinan diperlukannya vaksinasi booster keempat, dan peran Academic Health Centers (AHC) dalam membangun partisipasi masyarakat terhadap program vaksinasi.

Melalui webinar ini dapat disimpulkan bahwa vaksinasi booster bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Mengkombinasikan beberapa tipe vaksin terbukti aman dan dapat menjadi strategi vaksinasi bagi negara yang memiliki akses terbatas terhadap jenis vaksin tertentu. Pemerintah, fasilitas layanan kesehatan, institusi pendidikan, dan masyarakat harus tetap waspada terhadap kemungkinan adanya gelombang COVID-19 di masa yang akan datang. Protokol kesehatan yang ketat dan vaksinasi merupakan kunci untuk mengendalikan penyebaran virus SARS-CoV-2.

Rekaman webinar dapat diakses melalui channel YouTube AAHCI https://www.youtube.com/watch?v=WgNnef2IHvQ&t=1648s.