AAHCI SEA Roundtable Discussion pada bulan Mei mengangkat tema “Collaboration Drives Innovation: Leveraging the Power of Global Partnerships” dengan fokus utama untuk mencapai kesepakatan pembentukan taskforce dengan luaran yang objektif dalam 3 aspek yaitu, Leadership training, Residency programs, dan Specialist gap. Pertemuan diadakan secara virtual pada Jumat, 27 Mei 2022 dan dihadiri oleh anggota AAHCI SEA Regional dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina.
Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB, FINASIM, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Ambassador dari AAHCI SEA Regional, menyambut para peserta yang hadir dan menekankan pentingnya berbagi pengalaman dan saling mendukung antar anggota AAHCI. Sesi diskusi dimoderatori oleh Prof. April Camilla Roslani, Dekan Fakultas Kedokteran University Malaya. Anggota AAHCI yang hadir meliputi Prof. Malcolm Mahadevan dari NUS, Prof. Koh Dow Rhoon dari NUS, Dr. Dariusz Olszyna dari NUS, Dr. Coralie Dimacalie dari University of the Phillippines, dr. Mei Neni dari Universitas Gadjah Mada, dr. Em Yunir dari Universitas Indonesia, serta perwakilan universitas lainnya.
Diskusi dibuka dengan pemaparan rangkuman umpan balik dari survey yang diedarkan kepada anggota AAHCI SEA terkait identifikasi permasalahan dalam hal Leadership training, Residency programs, dan Specialist gap dalam masing-masing institusi. Beberapa permasalahan yang dibahas adalah belum terintegrasinya program pelatihan kepemimpinan dan masih banyaknya burnout di antara residen. Masing-masing institusi kemudian berbagi pengalamannya dalam menangani masalah tersebut.
Di akhir diskusi, beberapa poin tindak lanjut yang diputuskan adalah implementasi Leadership training residen dapat direferensikan kepada program kepemimpinan di NUS. Dalam hal burnout dan kesejahteraan residen, pembentukkan dan pelatihan komite kesejahteraan dapat menjadi salah satu solusi. Sebagai kata penutup, masing-masing institusi diharapkan dapat menginisiasi pembentukan taskforce untuk menyediakan lingkungan yang aman dan suportif bagi residen.